March 1, 2018

Diet Sehat ala Rasulullah, Dalam Menjaga Pola Makan, Yang Patut Kita Contoh

Diet Sehat ala Rasulullah, Dalam Menjaga Pola Makan, Yang Patut Kita Contoh - Diet sehat ala Rasulullah menyebabkan Beliau tidak pernah sakit perut sepanjang hayatnya. Alasannya ialah karena Beliau pintar menjaga makanannya sehari-hari. Jika Anda menerapkan diet ala Rasulullah ini, anda tidak akan menderita sakit perut ataupun keracunan makanan.

Salah satu yang membuat kita takjub pada sosok Nabi Muhammad SAW ialah ketangguhan fisiknya dan selalu dalam keadaan sehat prima. Kondisi sakit berat cuma didapati dia menjelang ajal semata, selebihnya selalu dalam keadaan stabil. Nabi Muhammad SAW dengan segala Anugerah yang Beliau miliki berhasil menjauhi kebiasaan yang dapat merusak tubuh sendiri. Beliau tidak pernah rakus dengan makanan, tidak menjalani gaya hidup sembarangan dan tidak semena-mena terhadap tubuh yang merupakan amanah dari Allah SWT.

Diet Sehat ala Rasulullah, Dalam Menjaga Pola Makan, Yang Patut Kita Contoh

Prof. Dr. Musthofa Rhomadon, sebagaimana yang dikutip pada buku Panduan diet ala Rasulullah, mengemukakan citra pola hidup sehat Rasulullah menurut riwayat terpercaya:

1. Asupan awal Rasulullah ialah udara segar di subuh hari. Beliau bangkit sebelum subuh dan melaksanakan shalat qiyamul lail. Para pakar kesehatan menyatakan bahwa udara sepertiga malam terakhir itu sangat kaya dengan oksigen dan belum tercemar zat-zat lain. Ini sangat besar pengaruhnya bagi vitalitas seseorang dalam aktivitasnya selama sehari penuh.

2. Di pagi hari, Rasul memakai siwak untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Siwak mengandung flour alami yang sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan gigi dan gusi. Apabila lisan dan gigi sakit, biasanya proses konsumsi masakan menjadi terganggu.

3. Di pagi hari pula, Rasul sarapan dengan segelas air putih dan madu yang berperan sebagai obat.

4. Waktu Dhuha, Rasul makan tujuh butir kurma ajwa' (matang) yang sanggup menetralkan racun.

5. Menjelang sore, hidangan Rasul ialah cuka dan minyak zaitun, ditambah makanan pokok roti. Menu ini berfungsi mencegah kanker dan menjaga stabilitas suhu tubuh di saat dingin.

6. Pada malam hari, hidangan utama Rasul ialah sayur-sayuran yang mempunyai kandungan zat menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit. Usai santap malam, beliau melaksanakan acara sejenak guna memberi kesempatan makanan dicerna lambung. Rasul tidak langsung tidur ketika perut kenyang.

7. Rasul selalu menyempatkan diri olah raga bersama anak, cucu, dan istri. Beliau tidak suka begadang. Kebiasaannya lekas tidur biar dapat bangun sepertiga malam dan saat subuh.

Dengan konsisten menerapkan contoh hidup sehat, Rasul memperlihatkan rasa syukur terhadap Allah yang telah memberikan karunia tubuh yang harus dijaga dan dipertanggung jawabkan kesehatannya,  jangan kita sendiri yang merusaknya. 

Dengan gaya hidup sehat, Nabi Muhammad SAW berkomitmen dengan larangan bunuh diri yang ditegaskan dalam Agama Islam. Bunuh diri itu bukan saja semisal menjeratkan tali di leher sendiri, juga termasuk bunuh diri di meja makan dengan cara menyantap masakan yang merusak badan, bunuh diri di kantor dengan contoh kerja yang mengerikan atau bunuh diri di daerah hiburan dengan gaya hidup yang sangat  menyedihkan.

Selaku umat Nabi Muhammad SAW, kita layak mengikuti contoh hidup sehat ala Rasulullah dan berusaha untuk meneladani kebiasaan - kebiasaan Beliau. Hal pertama yang harus dihindari ketika makan adalah sebagai berikut. 

KEBIASAAN YANG HARUS DIHINDARI SAAT MAKAN MENURUT RASULULLAH

Jangan makan SUSU bersama DAGING

Jangan makan DAGING bersama IKAN

Jangan makan IKAN bersama SUSU

Jangan makan AYAM bersama SUSU

Jangan makan IKAN bersama TELUR

Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD

Jangan makan SUSU bersama CUKA

Jangan makan BUAH bersama SUSU (Contoh: KOKTAIL)

Nabi melarang kita makan ikan bersama susu, alasannya ialah kita akan mendapatkan penyakit setelah mengkonsumsinya. Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion (+) sedangkan dalam ikan mengandung ion ( – ), jikalau dalam masakan kita ayam bercampur dengan ikan maka akan terjadi reaksi biokimia yang dapat merusak usus kita.

Salah seorang pakar nutrisi berjulukan Abdullah Mahmud telah meneliti contoh makan sehat ala Rasulullah. Penelitian dilakukan berawal dari rasa ingin tau kenapa Rasulullah tak pernah sakit selama masa hidupnya. “Jadi jauh sebelum ilmu nutrisi modern muncul, Rasul sudah melakukannya lebih dulu,” kata dia.

Hasil penelitian Abdullah benar-benar mengagumkan. Bahwa, mengkonsumsi dua jenis masakan yang saling berlawanan menciptakan metabolisme tubuh yang negatif. Dampaknya terhadap kesehatan akan dirasakan sehabis 10-15 tahun, ibarat muncul penyakit jantung koroner. 

CARA MAKAN YANG SEHAT MENURUT RASULULLAH

1. JANGAN MAKAN BUAH SETELAH MAKAN NASI, SEBALIKNYA MAKANLAH BUAH TERLEBIH DAHULU, BARU MAKAN NASI.
Dokter juga menganjurkan hal ini. Sebab bila buah dimakan sehabis makan nasi, maka di dalam perut buah akan dibusukkan bersama nasi (padahal harusnya nutrisi buah sanggup diserap eksklusif oleh tubuh) yang berakibat timbulnya gas dalam perut, dan menyebabkan kembung.

 2. TIDUR 1 JAM SETELAH MAKAN TENGAH HARI
Maksudnya adalah, apabila harus tidur sehabis makan (siang atau malam), tunggu satu jam terlebih dahulu, atau setelah beraktivitas dan makanan yang kita makan telah berproses di dalam lambung. Dan,apabila biasa tidur siang, maka tidurlah selama 1 jam – hingga datang waktu Ashar. Jadi, tidur dimulai sehabis makan siang, yang kemudian diikuti dengan sholat Dzuhur atau sebaliknya, sholat Dzhuhur dahulu, lantas makan – kemudian diikuti dengan sholat sunnah dan dzikir, yang artinya mulai tidur siang itu sekitar pukul 14.00 dan nanti bangunnya sekitar pukul 15.00, menjelang waktu Ashar.

3. JANGAN MAKAN MAKANAN BERAT PADA MALAM HARI.
Ini harus dilihat kebiasaan Rasulullah dalam makan malam. Beliau membiasakan hidangan utama makan malamnya ialah sayur-sayuran. Itulah kunci sehatnya.

4. MAKANLAH SEBELUM TERLALU LAPAR, DAN BERHENTILAH MAKAN SEBELUM KENYANG.
Makanlah sebelum terlalu lapar dan berhentilah makan sebelum kenyang. Rasulullah SAW biasanya hanya makan untuk beberapa suap saja. Beliau menerapkan rumus “sepertiga sepertiga”, yaitu mengisi perut kita dalam komposisi sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk napas. Jadi, jangan terlalu penuh. Sisakan untuk bernapas. Karena perut yang terlalu penuh akan menyulitkan kita dalam bernapas.

 SUNNAH CARA MAKAN MENURUT NABI SAW 
 1. Makan garam secuil sebelum makan untuk menolak 70 macam penyakit, dan ambil lagi secuil dengan jari manis kanan sehabis makan. Makanlah dengan tangan tanpa sendok. Sebaiknya kita yang menunggu makan dan bukan makanan yang menunggu.
 2. Berdoa sebelum dan sehabis makan. Cuci tangan, dan minum dengan memegang gelas dengan tangan kanan, meskipun tangan tersebut bekas kuah.
 3. Duduk dibawah, dilantai bukan di atas kursi. Baik sekali makan bersama keluarga, maupun teman. Seperti ketika haji atau buka puasa bersama di Masjid dalam satu nampan untuk beberapa orang.

 4. Jangan menyisakan sebutir nasipun, alasannya ialah nasi ini berdzikir. Dan jika tersisa akan menjadi makanan setan.

Selain cara makan Rasulullah yang harus kita ikuti, Nabi juga mengajar cara kita menjaga kesehatan, antara lain :
 1. Mandi pagi sebelum subuh, sekurang-kurangnya se jam sebelum matahari terbit. Air sejuk yang meresap kedalam tubuh sanggup mengurangi penimbunan lemak. Kita bisa lihat dan saksikan orang yang mandi pagi kebanyakan tubuh tidak gemuk.
 2. Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air es) setiap pagi. Cara ini mampu menjauhkan kita dari penyakit. 
 3. Waktu sholat Subuh disunnahkan bertafakur (yaitu sujud sekurang-kurangnya semenit sehabis membaca doa). Kita akan terhindar dari sakit kepala atau migrain. Ini terbuksi oleh para ilmuwan yang menciptakan kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli sains telah menemui beberapa milimeter ruang udara dalam aliran darah di kepala yang tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan mengalir keruang tersebut.
 4. Nabi juga mengajarkan makan dengan tangan dan bila telah selesai hendaklah menjilat jari. Ahli sains telah meneliti bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari-jari, yaitu 10 kali lipat terdapat dalam air liur (enzyme homogen alat pencerna makanan).

Sabda Nabi, Ilmu itu milik Allah SWT “Barang siapa membagikan ilmu demi kebaikan, Insya Allah, mereka akan mendapatkan 10 kali lipat pahalanya”.

Itulah Diet sehat ala Rasulullah, jika kita bersungguh - sungguh dalam mengikutinya. Pasti kita akan senantiasa dalam keadaan sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Semoga bermanfaat.

Sumber : dari berbagai sumber.

No comments:

Post a Comment