Pengertian, Cara Pelaksanaan, Waktu dan Bilangan Shalat Sunnah Tarawih dan Witir – Shalat sunnah tarawih adalah shalat malam yang dikerjakan pada bulan Ramadhan. Shalat tarawih disebut juga dengan “Qiyamu Ramadhan”. Shalat tarawih ( Qiyamu Ramadhan )boleh dikerjakan sendiri, namun lebih diutamakan dikerjakan berjamaah. Tarawih artinya santai, karena shalat tarawih ini dapat dikerjakan dalam waktu yang agak panjang, yaitu sesudah shalat isya sampai terbit fajar. Sedangkan hukum melaksanakan shalat tarawih adalah sunnah muakkad artinya sunnah yang sangat dianjurkan bagi kaum laki – laki dan kaum perempuan.

CARA PELAKSANAAN SHALAT SUNNAH TARAWIH

Cara mengerjakan shalat sunnah tarawih  sama seperti cara mengerjakan shalat fardhu, yang membedakannya adalah niatnya saja.
  1. Cara mengerjakan shalat  sunnah tarawih adalah dikerjakan dengan dua rakaat – dua rakaat. Setiap dua rakaat ada salam dan diakhiri dengan tiga rakaat shalat witir. Ada juga yang melaksanakannya dengan emapat rakaat - empat rakaat dan di akhiri dengan tiga rakaat shalat witir.
  2. Surat yang dibaca sesudah Al-Fatihah pada tiap – tiap rakaat boleh yang mana saja yang dikehendaki.
Pengertian, Cara Pelaksanaan, Waktu dan Bilangan Shalat Sunnah Tarawih dan Witir

WAKTU DAN BILANGAN SHALAT SUNNAH TARAWIH

Shalat sunnah tarawih hanya boleh dilakukan sebulan dalam setahun yaitu pada bulan Ramadhan di malam hari, tepatnya setelah melaksanakan shalat Isya. Adapun mengenai bilangan rakaat shalat Tarawih itu adalah 23 rakaat ( 20 rakaat  shalat Tarawih dan 3 rakaat shalat witir ). Cara ini selalu dikerjakan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah hingga saat ini. Selain itu di masjid – masjid sekitar tempat tinggal biasanya hanya mengerjakan shalat tarawih dan witir sebanyak 11 rakaat, yaitu 8 rakaat shalat tarawih dan 3 rakaat shalat witir.

SHALAT WITIR

Witir artinya ganjil, artinya shalat yang dikerjakan dengan jumlah rakaatnya ganjil. Shalat witir adalah shalat sunnah ganjil pada malam hari sebagai penutup shalat. Shalat sunnah witir paling sedikit dikerjakan satu rakaat, dan paling banyak sebelas rakaat. Hukumnya adalah sunnah. Dalam sebuah hadits dinyatakan bahwa

يااهل القران او تروا فان الله وتريحب الوتر

Artinya : “ Hai Ahli Baca Qur’an, kerjakanlah shalat witir, sebab Allah itu tunggal ( esa ), Dia suka pada bilangan witir ( ganjil ).

Pada bulan Ramadhan, shalat witir dikerjakan setelah shalat tarawih dan beriringan dengan shalat tarawih

WAKTU DAN BILANGAN SHALAT SUNNAH WITIR

Cara melaksanakan shalat witir sama juga dengan mengerjakan shalat wajib, yang membedakannya hanya pada niat. Dalam mengerjakan shalat witir boleh dikerjakan dengan satu kali salam atau dua kali salam. Contohnya jika seseorang mengerjakan shalat witir sebanyak tiga rakaat dengan satu kali salam tanpa tahiyat awal, dapat juga dikerjakan sekaligus tujuh, sembilan atau sebelas rakaat dengan satu kali salam.

Waktu pelaksanaan shalat witir adalah sesudah shalat Isya’ sampai terbit fajar. Sedangkan pada bulan Ramadhan biasanya shalat witir dirangkaikan dengan pelaksanaan shalat tarawih. Namun shalat witir ini tidak hanya sunnah dikerjakan pada bulan Ramadhan saja, tetapi di sunnahkan juga dilaksanakan pada bulan – bulan yang lainnya.

Demikian pengertian, cara pelaksanaan, waktu dan bilangan shalat sunnah tarawih dan witir. Mungkin selama ini yang kita tahu, pelaksanaan shalat witir hanya dikerjakan pada saat bulan Ramadhan saja, tetapi sunnah dikerjakan pada bulan – bulan lain selain bulan suci Ramadhan. Semoga bermanfaat.

0 komentar

Post a Comment