A. BAWANG PUTIH MERUPAKAN BAWANG PURBA

Bawang putih merupakan bumbu dapur yang sering digunakan sebagai tambahan bumbu pada masakan. Bawang putih ini telah ada semenjak 5000 tahun sebelum masehi dan telah dijadikan obat oleh bangsa Arab. Sejarah pun mencatat bahwa pil bawang putih telah ada ribuan tahun sebelum masehi.

Ternyata sebelumnya bawang putih hanya dijadikan sebagai obat, barulah akhirnya bawang putih ini dijadikan sebagai bumbu dapur. Bawang putih ini telah terkenal di seluruh dunia dengan khasiatnya yang luar biasa.

Bawang putih memiliki aroma menyengat pada bagian umbinya. Hal ini karena bawang putih mengandung senyawa mineral belerang yang jumlahnya cukup banyak, yaitu lebih dari 300 macam senyawa bersulfur pada bawang putih.

KHASIAT BAWANG PUTIH SEBAGAI ANTI KANKER, ANTI VIRUS, SUDAH TIDAK DIRAGUKAN LAGI TAPI  SANGAT BERBAHAYA BAGI PENDERITA TEKANAN DARAH RENDAH


1. Mengandung Kalori Tinggi
Bawang putih mengandung kalori yang lebih tinggi dibandingkan dengan bawang bombay dan bawang merah. Dalam 100 gram bawang putih terdapat 95 kcal, sedangkan bawang bombay hanya memiliki kalori sebesar 45 kcal dan bawang merah 39 kcal.

Kalori tersebut berasal dari bagian umbi padat bawang putih, yang berisi lemak dan karbohidrat. Walaupun kalorinya terbilang tinggi, namun tidak berarti apa – apa pada tubuh karena orang mengkonsumsi bawang putih hanya dalam jumlah sedikit.

2. Kaya Fosfor
Mineral yang paling banyak terdapat pada bawang putih adalah fosfor yang sangat diperlukan tubuh untuk menyusun tulang  yang menjadi rangka manusia. Fosfor juga diperlukan untuk metabolisme energi, tanpa adanya unsur ini dalam tubuh, maka tubuh akan lemas karena kurangnya suplai energi, zat gizi akan terhambat.

3. Kaya Senyawa Non – Gizi ( Fitokimia )
Bawang putih mengandung vitamin dan mineral tetapi jumlahnya sangat sedikit dibandingkan dengan senyawa fitokimia yang dikandungnya. Ada ratusan senyawa fitokimia pada bawang putih, hal ini ditandai dengan ketika kita mengiris bawang putih akan keluar aroma khas belerang pada bawang putih.

Bawang putih digunakan hampir dalam semua metode pengobatan herbal dunia. Dalam traditional chinese medicine, pengobatan unani gaya Arab dan Ayurveda khas India, simplisia bawang putih dianggap sebagai herbal penting untuk mengobati berbagai penyakit, seperti kanker, diabetes, kolesterol, pengencer darah, antibiotik dan sebagai detoksifikasi

4. Menurunkan Tekanan Darah
Khasiat bawang putih yang sudah terkenal adalah dapat menurunkan tekanan darah rendah bagi penderita hipertensi. Kemampuan tersebut telah diuji secara empiris maupun secara ilmiah. Bahkan di Negara maju saat ini meresepkan bawang putih sebagai obat menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Obat tersebut telah banyak diproduksi dalam bentuk pil, kapsul dan soft kapsul.

5. Mengatasi Aterosklerosis
Ateroklerosis merupakan penebalan dan pengerasan dinding pembuluh arteri akibat plak atau lemak. Ada ratusan penelitian yang menyebutkan akan kemampuan bawang putih ini untuk mengatasi kolesterol dalam darah yang menjadi penyebab terjadinya aterosklerosis.

Bawang  putih juga memiliki senyawa yang dapat menjaga organ jantung dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Dengan hal itu disimpulkan bahwa bawang putih mampu mengobati aterosklerosis, jantung koroner dan menghindari terjadinya stroke.

6. Sebagai Anti Septik dan Antibiotik
Pada jaman dahulu sebelum bawang putih dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, bawang putih telah digunakan sebagai obat yang dapat menyembuhkan luka dan mencegah infeksi. Sampai sekarangpun bawang putih dimanfaatkan sebagai antiseptik yang disejajarkan dengan antibiotik modren. Hal ini tidak lain karena bawang putih ampuh sebagai anticendawan, antibakteri dan antivirus.

7. Menghambat Terjadinya Infeksi Pada HIV AIDS
Sebuah penelitian yang diadakan oleh badan riset AIDS di Amerika menyatakan bahwa bawang putih mampu melumpuhkan bakteri Cryptosporidia. Selain itu juga menghambat infeksi yang menyebabkan penyakit sekunder pada penderita AIDS.

Pada penelitian yang lain juga disebutkan bahwa bawang putih mampu menghambat megavirus yang kita kenal sebagai penyebab  HIV AIDS. Sungguh penemuan yang sangat berharga, walaupun demikian penelitian ini perlu dikembangkan lebih lanjut agar penderita HIV AIDS ini benar – benar dapat disembuhkan.

8. Anti Kanker
Penelitan mengungkapkan bahwa senyawa anti kanker yang terdapat pada bawang putih tidak hanya pada kandungan belerang sulfur yang terdapat didalamnya, tetapi kandungan selenium ( Se ) juga memiliki peranan yang penting dalam menghambat perkembangan sel kanker.

9. Anti Virus
Berdasarkan uji laboratorium diungkapkan bahwa bawang putih terbukti ampuh dalam menghambat virus flu burung, mengendalikan penyakit demam berdarah.


1. Keringat Bau Bawang Putih
Ini merupakan masalah yang tidak berarti dibandingkan dengan Anda memperoleh manfaat dari bawang putih. Lagi pula ketika urin Anda telah keluar maka aroma bawang putih pada tubuh Anda akan ikut hilang.

2. Berbahaya Bagi Penderita Tekanan Darah Rendah
Bahaya yang sangat cepat dirasakan jika penderita tekanan darah rendah mengkonsumsi bawang putih mentah. Dan dengan seketika tekanan darah Anda akan melonjak turun. Tapi hal ini malah sangat menguntungkan bagi penderita hipertensi, kolesterol dan gula darah.

Demikianlah kandungan gizi, manfaat dan bahaya mengkonsumsi bawang putih bagi penderita penyakit tertentu. Sebaiknya konsultasikan ke Dokter pribadi Anda jika Anda memiliki penyakit yang bersamaan. Semoga artikel ini bermanfaat buat Anda.

Sumber ; Agro Media

0 komentar

Post a Comment