Sejuta Manfaat Mengkonsumsi Peterseli Serta Efek Sampingnya Bagi Kesehatan yang Wajib Anda Tahu - Peterseli ( Petroselinum cripsum ) menurut informasi terpecaya berasal dari daerah di Mediteranian. Peterseli ini mirip sekali dengan seledri namun berbeda dengan seledri, biasanya orang di Indonesia menggunakan peterseli hanya sebagai garnis, penghias hidangan. Namun di Amerika, Australia dan negara - negara Eropa, mereka mengolah peterseli dalam berbagai macam masakan untuk di konsumsi.

Daun peterseli memiliki aroma yang khas, segar dan aromatis. Hal ini di karenakan peterseli memiliki kandungan senyawa myristicin, limonene, eugenol, dan alpha thujene. Apalagi jika mengiris dan meremas daunnya, maka aromanya akan keluar dengan kuat.

A. Gizi dan Manfaat Peterseli Bagi Kesehatan

Peterseli memiliki kandungan kalori yang rendah, hanya 36 kcal dari 100 gram peterseli segar. Jumlah tersebut memang masih dua kali lebih besar di bandingkan dengan kerabat dekatnya yaitu daun seledri. Namun, penggunaannya yang sedikit menjadi tidak masalah jika kalori yang diperoleh juga rendah. Selain jumlah kalori yang sedikit, daun peterseli memiliki kandungan dan manfaat yang jauh lebih banyak bagi kesehatan., di antaranya adalah :

a. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Kandungan serat pada peterseli cukup tinggi, sehingga sangat baik bagi pencernaan untuk membuang limbah kotoran serta lemak yang menempel pada saluran cerna. Dengan pencernaan yang lancar Anda akan terhindar dari hiperlipemia.

b. Kaya Kandungan Folat

Selain kandungan serat yang tinggi, peterseli juga kaya akan kandungan folat yang dapat mencegah kanker kolon dan kerusakan pembuluh darah. Dengan mengkonsumsi peterseli secara teratur aliran darah akan lancar, otomatis jantung akan terjaga kesehatannya.

c. Kaya Vitamin C

Peterseli kaya vitamin C, yang secara klinis dapat menyembuhkan osteoartritis, yang biasa di derita oleh para manula. Oleh karena itu banyak herbalis yang menggunakan peterseli sebagai obat alami untuk mengatasi peradangan akibat rematik, terutama rematik artritis.

d. Meredakan Nyeri Sendi

Tanpa kita ketahui, peterseli telah di jadikan obat tradisional sebagai pereda nyeri sendi dan keseleo yang sering di derita para atlet. Hal ini telah di uji secara ilmiah dalam berbagai penelitian.

Sejuta Manfaat Mengkonsumsi Peterseli Serta Efek Sampingnya Bagi Kesehatan yang Wajib Anda Tahu

Dalam sebuah penelitian menyimpulkan antara yang mengkonsumsi peterseli dan tidak, terbukti bahwa yang tidak mengkonsumsi peterseli tiga kali lebih tinggi terkena arthritis di bandingkan dengan yang mengkonsumsi peterseli.



e. Menyehatkan Organ Reproduksi

Peterseli di ketahui mengandung sejumlah isoflavon, umumnya isoflavon hanya di temukan pada produk kacang -kacangan.

Isoflavon memiliki manfaat menjaga organ reproduksi wanita dari kanker mulut rahim. Untuk para wanita yang ingin menjaga kesehatannya, tidak ada salahnya menambahkan peterseli ke dalam menu masakan Anda. Untuk mendapatkan manfaatnya yang lebih.

f. Melindungi Tubuh Dari Radikal Bebas

Flavanoid dan beta-karoten pada peterseli sangat berguna untuk menangkal radikal bebas yang di sebabkan oleh makanan maupun polusi di sekitarnya. Kandungan flavanoid pada peterseli adalah apiin, apigenin, crisoeriol dan lutheon.

Secara sinergis vitamin C, vitamin A, dan flavanoid akan melindungi tubuh dari radikal bebas. Radikal bebas dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, seperti diabetes melitus, kanker, asma dan penyakit degeneratif yang dapat berujung kepada jantung koroner dan stroke.

g. Anti Kanker

Para ahli menyebutkan bahwa peterseli merupakan sayuran anti kanker yang dapat di andalkan. Sayur ini memiliki fitokimia yang bersifat sama seperti kemo-terapi

Uji laboratorium membuktikan bahwa senyawa mudah menguap (myricitin ) yang terdapat pada peterseli dapat mengaktifkan enzim glutathione S-transferase. Enzim ini sangat di perlukan untuk mencegah oksidasi pada molekul glutation yang menyebabkan kerusakan sel.

Itu artinya, fitokimia tersebut dapat mencegah mutasi sel sehat menjadi abnormal, seperti pada kanker dan tumor. Selain itu, minyak atsiri pada peterseli mampu mengurangi efek buruk polutan dari asap rokok, maupun makanan hewani penyebab kanker.

h. Mengobati Gangguan Kulit

Selain manfaat diatas, sayur ini juga di percaya dan telah terbukti dapat mengobati gangguan kulit. Dengan kandungan mineral yang banyak, dengan mengkonsumsi peterseli dapat memperlancar peredaran darah dan kulit yang bermasalah akan kembali normal.

Bagi mereka yang sering kudisan atau menderita eksim, cobalah untuk mengkonsumsi daun peterseli agar darah Anda bersih. Di Perancis, herbalis membuat peterseli menjadi obat yang dapat mengobati radang pada kulit yang menyebabkan kulit bernanah.

B. Efek Samping Mengkonsumsi Peterseli

Kandungan oksalat pada peterseli cukup tinggi terutama pada bagian batangnya. Bagi yang memiliki masalah gangguan ginjal sebaiknya tidak mengkonsumsi sayuran ini pada bagian batangnya. Oksalat akan berbahaya bagi tubuh dengan membentuk kristal yang dapat menyebabkan batu ginjal dan menyebabkan buang air kecil tidak lancar.

Tabel Kandungan Nutrisi pada 100 gram Peterseli Segar

Komponen Gizi
Jumlah
Komponen Gizi
Jumlah

Air
Energi
Protein
Karbohidrat
Serat
Gula
Lemak
Kalsium
Fosfor
Zat Besi
Magnesium
Kalium
Natrium
Seng
Tembaga


8,77 g
36 kcal
2,97 g
6,33 g
3,3 g
0,83 g
0,79 g
1,38 g
58 mg
6,20 mg
50 mg
554 mg
56 mg
133 mg
0,14 mg

Mangan
Selenium
Vitamin C
Vitamin B1
Vitamin B2
Vitamin B3
Vitamin B5
Vitamin B6
Folat
Vitamin A
Beta Karoten
Fitosterol
Lutein & zeaxanthin
Vitamin E

0,16 mg
0,1 mg
133 mg
0,086 mg
0,098 mg
1,313 mg
0,040 mg
0,09 mg
152 mcg
8.424 IU
1.640 mg
5.054 mcg
1,0 mg
556 mcg
0,75 mg

Sumber ; USDA Nutrient Database
Sumber Info : AgroMedia

0 komentar

Post a Comment