Manfaat Sayur Oyong Bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya – Oyong ( Luffa acutangula ) adalah nama lain dari sayur oyong, ada juga yang menyebutnya dengan gambas. Buah ini juga mirip dengan buah bestru ( belustru ) yang sering di gunakan untuk mencuci piring dengan mengambil bagian seratnya. Bedanya kulit buah oyong bergerigi sedangkan kulit belustru halus.

Oyong merupakan sayuran tropis khas asia. Dalam bahasa asing, oyong disebut si gua ( cina ), patola ( tagalog ), hecchima ( jepang ), susemi ( korea ), ghonsavala, dadaka, atau turai ( india ). 
Sayur oyong biasanya di olah dengan cara di tumis dan di sup. Daging buahnya sangat lembut dan manis jika masih muda. Namun jika telah sedikit tua rasanya jadi hambar dan sedikit berserat. 

A. Manfaat dan Gizi Sayur Oyong Bagi Kesehatan

a. Rendah kalori

Oyong merupakan sayur yang rendah kalori. Dalam 100 gram oyong segar hanya terkandung 18 kcal. Komponen terbanyak pada sayur oyong adalah air, sebanyak 94,5 g/100 g. Karena itu pada saat di masak, teksturnya akan mengempes.

b. Sumber Mineral Fosfor

Jenis mineral yang terdapat pada sayur oyong adalah fosfor, yakni sebesar 33 mg/ 100 gram pada oyong segar. Walaupun jumlah fosfornya sedikit, namun telah cukup memenuhi kebutuhan tubuh akan fosfor.

Manfaat Sayur Oyong Bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya Yang Harus Anda Ketahui

Fosfor merupakan mineral makro yang sangat di perlukan tubuh dalam jumlah banyak. Keberadaannya sangat di perlukan untuk menentukan semua aktivitas kehidupan, sebab fosfor di perlukan untuk produksi energi yang berasal dari makanan. Untuk menjalankan seluruh proses metabolisme dan fisiologi tubuh.

c. Menurunkan Kadar Gula Darah

Buah oyong telah di manfaat oleh Masyarakat Melayu untuk mengobati kencing manis ( diabetes melitus ). Selain di buat sayur, mereka mengolah oyong yang telah tua sebagai obat alami dengan cara mengekstraknya. Di beberapa Negara juga telah mengolah oyong ini sebagai obat herbal untuk menurunkan gula darah.

Secara Ilmiah, buah oyong telah terbukti mampu mengobati diabetes. Bagian bijinya juga merupakan bagian yang mengandung fitokimia antidiabetes. Ini telah di bukti oleh Ketut Ardiasa dari Sekolah Tinggi Farmasi ( STF ) Bandung.

Hasilnya, dibuktikan bahwa biji pada sayur oyong mampu menurunkan kadar gula darah pada pasien pengindap diabetes melitus. Dalam penelitian tersebut di simpulkan bahwa untuk menurunkan kadar gula darah, penderita diabetes melitus cukup mengkonsumsi ekstrak dari dua biji oyong yang telah tua.

Masyarakat Tradisional Cina dan Jepang suka mengkonsumsi sup oyong untuk menghangatkan dan menambah stamina tubuh saat masuk angin. Selain itu dalam pengobatan tradisional cina, sup oyong juga di gunakan sebagai sakit kuning.

B. Efek Samping Mengkonsumsi Sayur Oyong Bagi Kesehatan

Sebenarnya sayur ini tidak memiliki efek samping yang berarti bagi tubuh. Hanya kandungan gizinya yang rendah, karena hanya mengandung sebagian besar air. Apalagi jika sayur ini dimasak tanpa menambahkan sayuran lain yang tinggi gizi, maka Anda tidak akan mendapatkan apa – apa dengan mengkonsumsi sayur ini.

Tabel Kandungan Gizi pada 100 gram Oyong Segar

Komponen Gizi
Jumlah
Energi
Protein
Lemak
Karbohidrat
Kalsium
Fosfor
Zat Besi
Vitamin A
Vitamin B1
Vitamin C
Air
BDD
18 kcal
0.8 g
0,2 g
4,1 g
19 mg
33 mg
0,9 mg
380 mg
0,03 ng
8 mg
94,5 mg
85 %

Sumber : Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI ( 1992 )
Sumber Info : AgroMedia

0 komentar

Post a Comment